0

ciee jadi xD *ups


BAB I PENDAHULUAN

·     LATAR BELAKANG

Suatu rangkaian peristiwa-peristiwa sejarah pada masa lalu tentunya banyak meninggalkan bukti-bukti sejarah. Bukti-bukti sejarah ini merupakan fakta


·         TUJUAN

Menginterpretasikan patung candi prambanan dan patung ken dedes, batu batu peninggalan jaman Megalitikum, dan mata uang kuno.


·         ALAT DAN BAHAN

Alat                  : Alat tulis
Bahan             : Miniatur Candi Prambanan
                            Batu peninggalan jaman Megalitikum
  Patung Ken Dedes
                          Mata uang kuno
                       
BAB II PEMBAHASAN

v  Batuan Megalitikum

Batuan Megalitikum merupakan salah satu situs sejarah yang dibuat pada zaman batu. Contoh batuan Megalitikum yang ada yaitu yang ditemukan di Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga. Ada empat macam batuan Megalitikum yang telah saya amati dan menurut interpertasi saya :
1.       Batu Panjang    : berbentuk lonjong memanjang yang digunakan untuk bercocok tanam (menggali tanah) dan untuk memecah biji.

                                2012-02-04 08.52.17.jpg

2.       Batu Sedang      : bentuknya tidak beraturan, berukuran sedang digunakan untuk alat rumah tangga dan memotong sesuatu.      
               
2012-02-04 08.51.48.jpg

3.       Batu Gede           : bentuknya bulat besar digunakan untuk alat dapur seperti untuk menumbuk/ menghaluskan/ menghancurkan makanan.                         

2012-02-04 08.51.57.jpg                            

4.       Batu Bulat pipih                : Bentuknya bulat pipih digunakan untuk berburu (batu dilempar ke kepala  hewan sasaran).

2012-02-04 08.52.09.jpg


v  Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan salah satu candi Hindu di Indonesia. Candi ini dibuat dengan menggunakan batuan andesit. Candi Prambanan didirikan setelah candi Borobudur, yakni sekitar akhir abad 9 dan awal abad 10. Pendirinya yaitu Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya yang saat itu telah menikah dengan Pramodhawardani dari Dinasti Syailendra.
Di puncak candi Prambanan terdapat “Linggaratna” yang menyerupai stupa. Kata “Lingga” berarti lambang kelamin laki-laki yang mengartikan bahwa itu Dewa Syiwa. Terdapat tiga buah candi di komplek candi Prambanan yaitu satu bangunan candi sebagai candi induk yang di dalamnya terdapat patung Dewa Syiwa. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Hindu yang dianut saat itu adalah Syiwaisme. Di salah satu candi yang lain terdapat patung durga atau masyarakat awam biasa menyebutnya patung Roro Jonggrang. Di sisi candi terdapat relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana (Rama dan Sinta), dimana Rama dianggap sebagai jelmaan Dewa Syiwa. Selain itu, juga terdapat candi kecil di depan setiap candi besar. Candi kecil itu digunakan sebagai kandang kendaraan dewa. Candi induk Prambanan memiliki gerbang yang terbagi dalam dua bagian yaitu “Kala” yang berarti bawah dan “Makara” yang berarti atas. Ada sebuah cara khusus memasuki candi Prambanan melewati gerbang Kala Makara ini, yaitu Pradaksina. Pradaksina berarti jalan lewat gerbang sebelah kiri. Ini dimaksudkan agar pengunjung mengetahui urutan kisah kejadian dan jabatan Dewa Syiwa yang terdapat pada relief dan arca yang ada di dalam candi.












IMG-20120204-02438.jpg
 














v  Patung Dewa Syiwa

Patung Syiwa terdapat di dalam candi induk Prambanan. Pada patung tersebut, Syiwa memiliki 4 tangan dimana masing-masing tangan memegang benda yang berbeda. Tangan kanan belakang memegang lencana, tangan kiri belakang memegang obor, tangan kiri depan menumpu pada tongkat dan tangan kanan depan menyiku di depan dada sebagai tanda penghormatan. Pada patung tersebut juga terlihat bahwa Dewa Syiwa berdiri di atas tumpukan tengkorak. Hal itu melambangkan bahwa Dewa Syiwa adalah Dewa Perusak atau Penghancur.


IMG-20120204-02440.jpg 





               








v  Uang Kuno


1)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan INDIE BATAV. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1816 bernilai 5 cen. Kemungkinan terbuat dari campuran tembaga dan emas.

Photo0390.jpg                     Photo0391.jpg

2)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1823 bernilai ½ cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.

Photo0392.jpg                         Photo0393.jpg

3)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1834 bernilai 2 cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.

Photo0394.jpg                             Photo0395.jpg

4)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1835 bernilai 2 cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.
IMG-20120204-02462.jpg                              IMG-20120204-02463.jpg

5)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1837 bernilai 2 cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.

IMG-20120204-02458.jpg                              IMG-20120204-02459.jpg



6)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1838 bernilai 2 cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.
IMG-20120204-02464.jpg                            Photo0395.jpg

7)      Uang ini di keluarkan pada saat pemerintahan Belanda. Bertuliskan NEDERL INDIE. Berlambangkan kerajaan Belanda. Uang ini dikeluarkan pada tahun 1840 bernilai 2 cen. Diperkirakan terbuat dari tembaga.

IMG-20120204-02456.jpg                                IMG-20120204-02457.jpg   

8)      4 uang logam ini sama yaitu di keluarkan oleh VOC tahun 1790. Bertuliskan VOC dan berlambangkan kerajaan Belanda. Dari 4 uang ini tidak ditemukan keterangan maupun tulisan mengenai nominal uang ini. Diperkirakan uang ini terbuat dari campuran tembaga dan emas karena warnanya yang kuning keemas-emasan.
IMG-20120204-02452.jpgIMG-20120204-02451.jpg